Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Smart Mom, Pakaian Bau Apek Bisa Disebabkan Karena Lemari yang Kotor

Posted on 18 June 2019, 12:16 PM
Smart Mom, Pakaian Bau Apek Bisa Disebabkan Karena Lemari yang Kotor

Salah satu masalah klasik yang sering terjadi pada pakaian adalah, munculnya bau apek. Biasanya masalah ini muncul saat musim hujan tiba, ketika pakaian tidak bisa kering sempurna karena proses penjemuran yang kurang optimal.

Dalam prosesnya, serat kain yang lembap tidak hanya mengundang datangnya jamur, tapi juga menyebabkan tumbuhnya bakteri yang menyebabkan bau apek bahkan kemungkinan masalah penyakit. Kondisi ini akan terasa semakin parah jika proses pencucian yang Smart Mom lakukan kurang maksimal.

Pakaian bau apek tidak hanya membuat kepercayaan diri luntur, lebih dari itu, kulit berisiko mengalami masalah karena paparan bakteri dan jamur.

Bau Apek Bisa Datang Dari Lemari

Tidak musim hujan, tapi pakaian tetap bau apek, terlebih untuk pakaian yang disimpan dalam waktu yang lama. Padahal proses pencucian dipastikan sudah dilakukan secara maksimal, termasuk proses pembilasan, pengeringan hingga penjemuran.

Nah, jika hal ini terjadi pada Smart Mom, maka solusi terbaik adalah, segera membersihkan lemari pakaiannya. Ini penting dilakukan karena pakaian bau apek bisa juga disebabkan karena lemari yang tidak steril. Berikut trik untuk membersihkannya.

  1. Keluarkan semua isi dalam lemari, kemudian bersihkan. Cukup disapukan saja dengan menggunakan sapu karpet, bisa juga menggunakan kemoceng.
  2. Jemur lemari di bawah terik sinar matahari, usahakan sinar matahari langsung tertuju pada bagian dalam lemari. Ini dilakukan untuk membunuh bakteri yang ada di dalamnya karena sinar UV dari matahari dapat membunuh bakteri.
  3. Jangan langsung digunakan, bersihkan kembali lemari dari debu dan kotoran kecil yang menempel di sela-sela lemari. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya.
  4. Setelah itu, biarkan lemari dalam kondisi terbuka selama 1 jam untuk menurunkan suhu di dalamnya (lemari pasti panas setelah dijemur).
  5. Masukkan kembali lemari ke dalam kamar, kemudian simpan di tempat yang bersih. Pastikan tidak mepet ke tembok, beri jarak sekitar 10-20 cm.
  6. Simpan beberapa kantung silica gel di dalamnya untuk menyerap lembap berlebih, terutama di bagian bawah lemari. Kemudian tata kembali pakaian seperti semula.

Perlu diingat, sebaiknya gunakan lemari yang memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan lancar. Cuci pakaian yang berbau apek meskipun belum digunakan. Jangan lupa, pastikan selalu menggunakan deterjen Attack Anti Bau yang terbukti ampuh menuntaskan tiga masalah bau; bau air rendaman, bau apek, dan bau keringat. Masalah bau tersebut dapat diatasi deterjen Attack karena formula Anti Baunya bekerja tidak hanya bekerja pada saat mencuci, tetapi sejak pakaian direndam, dikeringkan, hingga dipakai.

Dengan teknologi Anti Bau dan Max Power dari Jepang, Attack Anti Bau mampu menjaga pakaian lebih dari sekedar bersih, bebas noda dan bebas dari bakteri. Pakaian dijamin segar lebih lama, bahkan saat disimpan dalam lemari.

Prev Post

Seragam Sekolah Si Kecil Sering Bau Karena Keringat? Gunakan Deterjen ini

Next Post

Mandi Malam Picu Rematik. Mitos atau Fakta?

SHARE TO