5 Tips Menghadapi Si Kecil Gemar Bertanya

Smart Mom pasti menyadari bahwa dengan mudahnya mengakses informasi dari manapun termasuk televisi dan internet, si kecil yang menontonnya pun kerapkali mempertanyakan apa yang ia lihat dan dengar kepada kita. Kadang pertanyaan mereka sangat sulit atau bahkan kita merasa belum waktunya untuk menjawab pertanyaan si kecil, tapi menjawab pertanyaan mereka dengan berbohong itu tidak baik untuk masa depan mereka lho Smart Mom. Memiliki anak yang gemar bertanya adalah hal yang baik karena berarti mereka peka terhadap sekitar dan menyimak apapun yang ia serap, hal tersebut adalah bibit-bibit anak yang cerdas, maka dari itu Smart Mom jangan bingung ya menghadapi si kecil yang gemar bertanya, simak 5 tips berikut bagaimana menghadapi si kecil yang gemar bertanya.
1. Melihat Sisi Positif
Smart Mom, jangan pernah menganggap si kecil yang banyak bertanya menjadi hal yang negatif ya! tidak dapat dipungkiri memang kadang lelah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka yang kadang sulit untuk dijawab, ada yang karena memang kita tidak mengetahuinya dan ada pula yang belum waktunya anak untuk mengetahuinya. Namun, tetap lihat hal ini menjadi hal yang positif karena dampaknya kelak si kecil akan menjadi anak yang cerdas karena informasi-informasi yang didapatkan oleh Smart Mom juga lho.
2. Menjawab Sesuai Fakta
Membohongi anak karena malas menjawab pertanyaannya yang sulit adalah langkah yang kurang tepat. Pertanyaan anak kadang memang sulit dan membingungkan, contohnya ketika kita membacakan anak cerita dan banyak kata yang tidak ia ketahui dan pastinya ia akan banyak mempertanyakan apa arti dari kata tersebut? jawablah anak dengan fakta walaupun tidak mudah karena mereka akan menemukan kebingungan ketika mengetahui jawaban yang sebenarnya dikemudian hari yang akan menimbulkan pertanyaan lagi baginya. Jika anak mempertanyakan hal yang kita tidak ketahui, katakan kepada mereka bahwa kita belum mengetahui hal tersebut dan jika kita telah mengetahui, berjanjilah kepada anak bahwa kita akan memberitahunya. Maraknya informasi yang dapat kita buka lewat internet dapat kita jadikan alat untuk menjawab pertanyaan anak yang tidak kita ketahui.
3. Jelaskan Dengan Bahasa Yang Mudah Dipahami
Menjelaskan anak hal-hal yang rumit memang tidak mudah dan beda halnya dengan menjelaskan dengan anak remaja atau anak yang telah dewasa dimana pada umumnya telah memiliki daya tangkap yang lebih tinggi daripada anak kecil. Untuk menjawab pertanyaan si kecil harus lebih ekstra berpikir karena harus menggunakan bahasa yang sederhana dan tentunya dapat dipahami oleh anak, contohnya adalah dengan memberikan menganalogikannya dengan suatu cerita.
4. Memberikan Si Kecil Pertanyaan
Ketika si kecil banyak bertanya kadang kita kelelahan karena pertanyaannya terus-menerus dan tidak berhenti. Smart Mom jangan kebingungan karena siasati dengan mengalihkan pertanyaan-pertanyaan mereka dengan menanyakan kembali ke mereka tentang sesuatu yang mereka pertanyakan, seperti “memang seperti apa yang kamu tahu tentang hal tersebut?” disitu si kecil akan menjawab apa yang mereka ketahui, dan ketika ia selesai menceritakannya tanya lagi dengan “kemudian bagaimana menurut kamu tentang hal tersebut?” dan sebagainya. Menanyakan kepada anak juga melatih anak untuk berpikir untuk menjawab pertanyaan kita.
5. Memberikan Kegiatan
Smart Mom, pusing menghadapi pertanyaan anak adalah hal yang wajar. Tapi daripada membohongi anak lebih baik memberikan anak kegiatan positif yang selain memberikan distraksi kepada anak dapat menambah wawasan anak juga, seperti memberikan buku gambar dan membiarkan anak berkreasi dengan menggambar, buku mewarnai, puzzle, atau buku anak-anak yang penuh dengan gambar.
So Smart Mom, mulai sekarang jangan halangi anak untuk banyak bertanya ya karena banyak bertanya adalah bibit-bibit dari kecerdasan si kecil. Bantu mereka menjadi manusia yang lebih cerdas dengan jawaban dan tanggapan yang positif.