Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Buka Bersama, Ajang Silaturahmi atau Sekedar Unjuk Jati Diri?

Posted on 20 May 2019, 10:47 AM
Buka Bersama, Ajang Silaturahmi atau Sekedar Unjuk Jati Diri?

Salah satu aktivitas rutin yang kerap ditemukan di bulan Ramadhan adalah, acara buka puasa bersama. Biasanya, acara ini dilakukan bersama dengan teman-teman sekolah dulu lama, teman kantor, acara komunitas dan lainnya.

Ajang Silaturahmi dan Berbagi Kebahagiaan

Menurut Dr. Anne K, Fishel, psikolog klinis dan penggagas The Family Dinner Project, menyebut jika makan bersama keluarga atau teman, bisa memberikan banyak kebahagiaan dan keuntungan, salah satunya menurunkan resiko depresi, dan meningkatkan rasa kekeluargaan.

Hal yang sama diungkapkan Robin Fox, dosen Antropologi di Rutgers University, New Jersey yang menyebut jika makan bersama dengan sahabat yang sudah lama tidak bertemu, akan membuat seseorang belajar lebih bijak dalam mengenal banyak orang di sekitarnya.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, menyebutkan jika berbuka bersama bisa membantu seseorang memerangi perasaan kesepian, bahkan menyembuhkan rasa sakit akibat kegagalan dan kehilangan tujuan hidup.

Dengan kata lain, buka puasa bersama merupakan salah satu cara untuk memperkuat hubungan silaturahmi, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang sudah lama tidak bertemu, dan menguatkan ikatan kekeluargaan dengan orang yang sudah sering bertemu.

Dianggap Sebagai Ajang Unjuk Diri

Selain dampak positif, banyak orang yang percaya jika acara buka puasa kerap dijadikan sebagai ajang untuk unjuk diri, memperlihatkan status sosial dan tingkat kesuksesan mereka. Bahkan tidak jarang kekuatan materi sengaja diperlihatkan demi sebuah gengsi.

Mengenai hal ini, Dr. Anne menyebut jika ajang makan bersama yang dijadikan sebagai ajang pamer kekayaan, status sosial, dan pekerjaan, merupakan hal yang wajar. Tapi semua itu kembali kepada pada individu masing-masing, dan tujuan mereka hadir dalam acara tersebut.

Pasalnya, Dr. Anne yakin jika setiap individu punya tujuan masing-masing. Ada yang ingin pamer, ada yang murni ingin melepas rindu dengan teman lama, mengetahui kondisi mereka sekarang, dan ada pula yang berniat membangun relasi bisnis baru.

Sekali lagi, itu hal yang wajar dan cukup manusiawi. Tapi jangan khawatir Smart Mom, semua itu tidak akan menurunkan manfaat dari acara buka puasa yang sudah disebutkan di atas.

Prev Post

Mengajari Kelola Emosi, Bisa Bikin Si Kecil Sukses Lho!

Next Post

Smart Mom, Yuk Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim Saat Ramadhan!

SHARE TO