Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Jangan Larang Si Kecil Jajan! Lakukan Ini Supaya Ia Mau Makan Sehat

Posted on 31 December 2019, 05:02 PM
Jangan Larang Si Kecil Jajan! Lakukan Ini Supaya Ia Mau Makan Sehat

Kebiasaan jajan anak dalam batas normal memang tak akan menimbulkan dampak parah. Namun, apa yang terjadi kalau si Kecil lebih memilih menyantap jajanan dibandingkan makanan yang Smart Mom masak di rumah?

Melarang si Kecil jajan tiba-tiba terdengar seperti ide yang bagus, tetapi kadang tindakan ini malah bikin mereka mogok makan di rumah, lho. Daripada menghalanginya, bagaimana kalau Smart Mom melakukan langkah-langkah berikut supaya si Kecil makan sehat tanpa paksaan.

  • Tak melabeli makanan ‘baik’ dan ‘buruk’

Masih banyak orang tua yang memberikan label pada makanan. Misalnya, makanan ‘baik’ untuk sayur dan buah dan makanan ‘buruk’ untuk yang berlemak, digoreng, atau dibeli di pinggir jalan. Walau hal ini terdengar efektif, kebiasaan ini nantinya malah bikin si Kecil picky alias pilih-pilih saat mau makan.

Ketimbang menjatuhkan label, Smart Mom sebaiknya memaparkan manfaat pada makanan maupun minuman yang dikonsumsi si Kecil. Informasikan juga bahwa konsumsi jenis makanan tertentu dalam jumlah berlebih bakal memberikan efek samping bagi kesehatannya.

  • Buat variasi makanan bersama si Kecil

Sebagian besar anak sulit akrab dengan sayur-mayur, padahal kandungan di dalamnya bermanfaat buat tumbuh kembang mereka. Dalam hal ini, Smart Mom bisa menyelipkan sayur ke dalam makanan yang disukai si Kecil. Jangan disembunyikan, karena si Kecil akan merasa ‘ditipu’.

Perkenalkan sayur tadi baik-baik beserta benefit yang dibawa. Akan lebih baik kalau Smart Mom mengajak si Kecil buat menyusun menu bersama dan mengolahnya. Jika di rumah ada petak kosong, ubah menjadi kebun kecil yang bisa Smart Mom dan si Kecil tanami dengan aneka buah dan sayur.

  • Ajari si Kecil buat menjaga berat badan

Menjaga berat badan bukan hanya ‘kewajiban’ orang dewasa, lho. Anak-anak pun sebaiknya diajari buat memantau bobot tubuhnya. Hindari juga pemakaian sebutan si gemuk, si gempal, atau si gendut saat badannya mulai menunjukkan kenaikan, sebab akan merusak kepercayaan dirinya.

Smart Mom sadarkan bahwa si Kecil harus menurunkan berat badan untuk menjaga kesehatannya. Berikan alasan yang mudah dipahami dan terapkan menu diet yang sesuai anjuran ahli gizi. Dengan begitu, si Kecil bakal terbiasa memantau bobot tubuhnya.

  • Tak memaksa si Kecil menghabiskan makanan

Si Kecil yang sudah diizinkan makan sendiri cenderung mengambil porsi besar karena didorong rasa penasaran. Sayangnya, hal ini pula yang membuat makanan dalam piring mereka jarang habis akibat kekenyangan atau rasa yang dicecap di luar ekspektasi.

Kalau sudah begini, jangan paksa si Kecil menghabiskan sisa makanan. Selain membuat si Kecil sesak, kebiasaan tersebut akan memicu masalah pada sistem cernanya. Ada baiknya Smart Mom mengatur porsi makan si Kecil sesuai usianya.

Prev Post

Membuat Si Kecil Disiplin Butuh Proses, Ini Tipsnya

Next Post

Pakaian Berbahan Sutra dan Satin, Sebaiknya Dilipat atau Digantung?

SHARE TO