Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Kedekatan Orang Tua dan Si Kecil Pengaruhi Karakternya di Masa Depan

Posted on 31 December 2019, 04:57 PM
Kedekatan Orang Tua dan Si Kecil Pengaruhi Karakternya di Masa Depan

Sebagai ‘guru’ pertama, orang tua memberikan pengaruh besar terhadap anak, termasuk karakter yang akan dibawanya hingga dewasa nanti. Smart Mom yang ingin si Kecil tumbuh sebagai pribadi sopan dan positif harus memperhatikan cara didiknya sejak dini. Sebab, saat beranjak remaja, anak makin sulit diarahkan dan cenderung memberontak.

Pembentukan karakter sebagai fondasi si Kecil

Salah satu langkah yang dilakukan orang tua demi membangun karakter positif anak adalah berusaha dekat dengannya. Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. menuturkan bahwa pembentukan karakter pun akan jadi fondasi kuat bagi tumbuh kembang anak. Dengan begitu, si Kecil akan mempunyai potensi, bakat, hingga kemampuan sebagai bekal.

Selain itu, karakter yang kuat bakal mengimbangi kemampuannya dalam berpikir. Sehingga nanti si Kecil bukan cuma sanggup menemukan solusi buat masalah, melainkan juga memiliki ketahanan mental saat terjebak di tengah situasi yang memojokkannya.

Vera menambahkan bahwa lima tahun pertama kehidupan si Kecil merupakan periode terpenting, sebab dalam tahun-tahun ini kemampuan si Kecil menyerap informasi terbilang cepat. Hal-hal yang masuk ke dalam memorinya pun bakal bertambah seiring bertambahnya usia. Untuk itulah, Smart Mom harus memanfaatkannya untuk membentuk karakter.

Hal tersebut didukung penelitian yang dilakukan ahli saraf dari University of California Berkeley, Marian Diamond PhD. Studi yang dilaksanakan di Amerika Serikat tersebut melibatkan sekitar 200 responden dari kalangan ibu-ibu dan memberikan hasil penelitian berupa pengaruh dari kualitas bonding dengan anak (dari bayi sampai remaja 16 tahun) terhadap karakter mereka.

Kedekatan ibu-anak yang mempengaruhi karakter

Kedekatan yang Smart Mom bangun dengan si Kecil turut berkontribusi terhadap pembentukan karakternya. Perasaan yang dihadirkan akan menjadi modal dasar bagi si Kecil untuk mengenali dan merasakan berbagai nilai posiif. Interaksi ini pula yang bakal membuat si Kecil lebih percaya diri dan merasa aman dengan dirinya sendiri.

Kira-kira, kegiatan apa saja yang bisa Smart Mom lakukan bersama si Kecil buat membangun bonding yang kuat? Usahakan untuk menghabiskan waktu dengan si Kecil sesering mungkin, paling tidak 10 sampai 15 menit setiap hari. Jika memungkinkan, kosongkan satu hari hanya untuk si Kecil. Misalnya di akhir pekan saat Smart Mom sedang tak bekerja dan si Kecil libur sekolah.

Supaya kedekatan antara Smart Mom dengan si Kecil semakin erat, isi dengan kegiatan seru dan pastinya tak membosankan. Smart Mom bisa memulainya dengan permainan yang digemari si Kecil, lalu tanamkan nilai-nilai positif yang bakal tertanam dalam kepribadiannya. Kegiatan sederhana seperti bertukar cerita sebelum tidur pun bisa menguatkan ikatan Smart Mom dengan si Kecil, lho!

Bagaimana, Smart Mom, siap membangun karakter positif si Kecil?

Prev Post

Pentingkah Stimulasi Sensorik, Motorik dan Kreativitas Sejak Dini?

Next Post

Membuat Si Kecil Disiplin Butuh Proses, Ini Tipsnya

SHARE TO