Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Si Kecil Banyak Tingkah Sudah Pasti Nakal, Benarkah?

Posted on 30 October 2019, 02:49 PM
Si Kecil Banyak Tingkah Sudah Pasti Nakal, Benarkah?

Menghadapi anak yang aktif ada kalanya melelahkan, ya, Smart Mom. Seringkali mereka bermain sampai membuat ruangan berantakan. Ketika bersama teman-temannya, tak jarang si Kecil berteriak dan berlari hingga terjatuh saat mengejar sesuatu.

Sayangnya, masih ada orangtua yang menganggap anak banyak tingkah sebagai anak nakal. Sementara itu, ada beberapa alasan yang sebenarnya membuat mereka sulit diam, antara lain:

  • Sedang mencari perhatian

Berbeda dari orang dewasa, anak belum mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik. Si Kecil lantas mengekspresikannya melalui tindakan saat mereka ingin menyampaikan sesuatu. Hal ini dapat berupa panggilan berulang sampai menarik ujung pakaian Smart Mom. Walau terasa mengganggu, sebaiknya Smart Mom tahan emosi dulu dan perhatikan gerak-gerik si Kecil. Kadang mereka merasa kurang diperhatikan apabila kedua orangtuanya terlalu sibuk bekerja.

  • Punya rasa penasaran tinggi

Pada masa tumbuh kembang, anak punya dorongan besar buat mencari tahu karena rasa penasaran tinggi. Jika si Kecil sering memberondong Smart Mom dengan serentetan pertanyaan atau mengobrak-abrik barang, ada kemungkinan mereka sedang menemukan jawaban dari pertanyaan yang muncul di benaknya. Dalam hal ini, Smart Mom justru harus membimbingnya untuk memuaskan rasa penasaran tersebut tanpa menghakimi agar si Kecil menjadi pribadi yang kreatif.

  • Mencoba berbagai hal baru

Selain dipicu rasa ingin tahu, ada kalanya si Kecil sudah menunjukkan ketertarikannya menjelajahi hal-hal baru. Entah itu mencoba wahana permainan di taman hingga meniru kegiatan Smart Mom selama berada di rumah. Hal tersebut yang acap kali menimbulkan persepsi kalau si Kecil banyak tingkah. Nah, seperti pada poin sebelumnya, Smart Mom perlu menganalisis dulu perilaku si Kecil dan pandu dia saat mencoba hal-hal yang belum pernah dia coba.

  • Membutuhkan pengakuan

Anak, baik yang dimanja maupun dibiasakan mandiri, tetap membutuhkan pengakuan dari orangtua. Tingkah si Kecil kadang semakin menjadi saat Smart Mom hendak mempunyai anak kedua. Menyikapi hal tersebut, Smart Mom dan pasangan harus memberikan pengertian selembut dan sesimpel mungkin pada si Kecil terkait situasi yang akan dihadapi. Jangan lupa tetap berikan mereka kasih sayang dan perhatian agar tak terjadi kecemburuan.

Semoga dengan mengetahui alasan-alasannya, Smart Mom jadi lebih mudah mengenal si Kecil, ya!

Prev Post

Tips Bijak Menghadapi Tetangga yang Menyebalkan

Next Post

Mengenal Penghambat Kemandirian Balita

SHARE TO