Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Smart Mom, Apakah Si Kecil Boleh Dibebaskan Main Gadget Saat Dia Sakit?

Posted on 2 January 2018, 05:52 AM
Smart Mom, Apakah Si Kecil Boleh Dibebaskan Main Gadget Saat Dia Sakit?

Anak-anak zaman sekarang memang sulit dijauhkan dari gadget. Selain kerap digunakan sebagai sarana hiburan (menonton video dan mendengarkan lagu), banyak orangtua yang mengizinkan anaknya bermain gadget agar mereka bisa mengakses permainan edukatif yang banyak disediakan para pengembang.

Walaupun begitu, Psikolog Anak dan Keluarga, Ajeng Raviando, menyarankan agar waktu Si Kecil bermain dengan gadget dibatasi hingga 2 jam per hari. Pembatasan ini dilakukan untuk memberikan mereka kesempatan bersosialisasi dengan teman-temannya, dan lebih aktif melakukan aktivitas fisik.

Bolehkah Anak Dibebaskan Bermain Gadget Saat Sedang Sakit?

Seperti disebutkan diatas, anak-anak disarankan untuk dibatasi waktunya bermain gadget dengan alasan agar mereka bisa fokus bermain dengan teman-temannya, dan banyak melakukan aktivitas fisik.

Tapi kondisi ini berbeda saat mereka sedang sakit, dimana selama menjalai proses penyembuhan anak-anak akan diminta untuk beristirahat total. Tidur sepanjang hari atau menonton televisi mungkin bukan ide baik, tapi bagaimana dengan membiarkannya bebas bermain gadget?

Mengenai hal ini, Ratih Zulhaqqi, psikolog anak dari RaQQi Human Development and Learning Centre, menyarankan agar Smart Mom tidak membebaskan mereka bermain gadget sepanjang hari.

Alasannya, membebaskan mereka bermain gadget (padahal biasanya dibatasi), akan membentuk pola pikir dimana saat mereka sakit, Smart Mom akan berubah jadi malaikat yang akan memenuhi segala keinginan mereka, sehingga terbentuk lah pola pikir jika sakit itu menguntungkan.

Lebih parahnya lagi, bisa jadi Si Kecil akan mengambil keuntungan dari sakitnya ini, dan merasa nyaman dengan penyakitnya ini. Secara tidak langsung, kondisi ini akan membuat mereka terbiasa ngakal.

Sebagai alternatif, Smart Mom bisa mengatasi rasa bosan Si Kecil dengan cara membacakan cerita dan menemani mereka sepanjang hari. Selain membunuh kebosanan, cara ini pun baik untuk mengembangkan bonding dan memperkuat hubungan antara Smart Mom dengan Si Kecil.

Bagaimana dengan makanan? Nah khusus makanan, Ratih berpendapat boleh-boleh saja. Toh dengan banyak mengonsumsi makanan, sistem kekebalan tubuhnya akan berangsur membaik hingga proses penyembuhannya pun akan berjalan lebih cepat.

Tapi ingat, pastikan apa yang diminta merupakan makanan sehat yang kaya akan gizi, misalnya susu, buah-buahan, dan lainnya. Selamat mencoba!

Prev Post

Ini yang Harus Dilakukan Smart Mom Saat Harus Menolak Permintaan Si Kecil

Next Post

Apakah Ayah Harus Ikut Merencanakan Keuangan Keluarga?

SHARE TO