Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Smart Mom dan Pasangan Beda Pendapat soal Pengasuhan Si Kecil? Ini Solusinya

Posted on 24 January 2020, 02:17 PM
Smart Mom dan Pasangan Beda Pendapat soal Pengasuhan Si Kecil? Ini Solusinya

Setiap orangtua memiliki masing-masing metode buat membesarkan anak. Ada yang menerapkan pola asuh otoriter, ada yang demokratis, ada pula yang overprotektif. Setiap cara punya kelebihan dan kekurangan yang dapat disesuaikan kebutuhan orangtua.

Namun, bagaimana kalau Smart Mom memegang pola asuh yang berbeda dengan pasangan? Hal ini semestinya tak diperdebatkan dan malah bakal menciptakan kombinasi yang unik. Nah, supaya pola asuh Smart Mom dengan suami tak menimbulkan masalah, berikut sejumlah solusi yang bisa diambil.

  • Tentukan tujuan dan nilai yang ingin dicapai

Langkah pertama yang bisa Smart Mom ambil adalah mendiskusikan pola asuh ideal bersama suami. Apa saja yang harus dibicarakan dan diperhitungkan, termasuk nilai-nilai dan tujuan yang mau Smart Mom tanamkan pada si Kecil untuk menunjang tumbuh kembangnya.

Sebagai contoh, Smart Mom dan suami pengin si Kecil tumbuh sebagai pribadi rendah hati dan selalu bersyukur. Kemudian, pilih bentuk apresiasi yang nantinya cocok buat si Kecil. Apakah dalam bentuk pujian saja atau hadiah yang bakal membuatnya semakin bersemangat.

  • Berusaha memahami masing-masing pilihan

Alih-alih saling menyalahkan, langsung mengkritik, atau merasa paling benar, usahakan untuk saling memahami masing-masing pilihan. Misalnya, bila suami cenderung mudah membentak si Kecil, Smart Mom tanyakan dulu pemicu masalah, lalu ajak mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Jangan lupa untuk memperhatikan posisi si Kecil. Jelaskan duduk perkara dari masalah tersebut sesimpel mungkin sampai dia mengerti.

  • Hindari mengkritik pasangan di depan si Kecil

Perbedaan tentu  bakal mengundang perdebatan. Namun, pastikan Smart Mom dan suami tak saling mengkritik di hadapan si Kecil. Hal tersebut bukan cuma membuat si Kecil takut, melainkan juga merasa jauh dari kedua orangtuanya.

Ketika pertengkaran akan pecah, ajak suami mencari tempat yang jauh dari jangkauan si Kecil. Sebut saja di kamar atau dapur. Redakan emosi, keluarkan uneg-uneg, lalu bicarakan hal-hal yang bisa Smart Mom jalankan bersama dengan suami.

  • Menetapkan batasan dalam pola asuh

Walau perbedaan dalam pola asuh merupakan hal wajar, ada baiknya Smart Mom dan suami menetapkan batasan-batasan sejelas mungkin. Sebagai contoh, kalau ingin mendisiplinkan si Kecil, hindari kekerasan fisik atau ‘menyogok’ mereka supaya cepat patuh.

Batasan-batasan yang ditetapkan dalam pola asuh akan membantu Smart Mom mempertegas nilai-nilai yang mau ditanamkan pada si Kecil. Tak hanya itu, si Kecil juga dapat mempelajari perilaku apa saja yang dapat diterima dan harus dijauhi.

Prev Post

Jangan Ragu untuk Minta Maaf pada Si Kecil Ini Alasannya

Next Post

Ini Manfaat Memeluk Si Kecil bagi Kesehatan

SHARE TO