Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

Tren Metode Pembelajaran Anak Zaman Sekarang

Posted on 19 January 2021, 01:11 PM
Tren Metode Pembelajaran Anak Zaman Sekarang

Pendidikan yang terbaik untuk sang buah hati sudah pasti akan menjadi prioritas semua orang tua. Nah, untuk memenuhi kebutuhan para orangtua ini lah kemudian banyak lembaga pendidikan yang memberikan beberapa pilihan metode pembelajaran yang bisa membantu anak-anak semakin mudah belajar dan juga meningkatkan kecerdasannya. Apa saja metode pembelajaran tersebut? Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Home Schooling

Home schooling belakangan banyak dipilih orang tua untuk pendidikan buah hatinya. Metode ini merupakan metode pendidikan di mana orang tua memilih mendidik anak-anaknya di rumah ketimbang menyekolahkannya di sekolah formal. Para orang tua bisa menentukan sendiri sistem pengajaran yang tepat sesuai kemampuan, minat, serta gaya belajar sang buah hati.

Meskipun orang tua menjadi penanggung jawab utama, pendidikan home schooling tidak hanya dan tidak harus dilakukan oleh orang tua. Selain mengajar sendiri, orang tua juga bisa mengundang guru privat, mendaftarkan anak pada kursus, melibatkan anak-anak pada proses magang (internship), dan lain sebagainya.

  1. Montessori

Montessori sudah cukup banyak diterapkan di beberapa sekolah di Indonesia. Metode ini merupakan metode pembelajaran yang diperuntukkan untuk anak usia dini. Metode pembelajaran ini membebaskan siswa untuk memilih kegiatan dan memanfaatkan lingkungan yang ada untuk mengembangkan kepribadiannya. Lalu apa tugas guru? Tugasnya sebagai pendamping, menyediakan informasi dan memberikan bimbingan yang dibutuhkan oleh siswa yang memilih metode pembelajaran montessori.

Pendekatan yang dilakukan kepada siswa dalam Montessori sifatnya lebih individu dengan mengembangkan kemampuan berbahasa, menghitung, budaya, sensorik dan kehidupan sehari-hari. Para siswa juga diajarkan hal-hal yang sifatnya praktikal seperti kemandirian, mengenal ragam bentuk, penekanan pada EQ serta menceritakan responnya terhadap suatu peristiwa.

  1. Steiner (Waldrof)

Tidak seperti home schooling dan montessori, metode yang satu ini mungkin belum terlalu familiar di Indonesia. Sekolah yang pertama kali menerapkan metode Steiner di Indonesia adalah Arunika Waldorf yang berdiri pada tahun 2019 di kota Bandung. Setelah Arunika Waldorf, Madu Playhouse menjadi pelopor  sekolah Waldorf di Pulau Bali.

Metode pembelajaran ini meyakini bahwa 7 tahun awal usia anak merupakan masa-masa anak dikhususkan untuk mengembangkan kemampuan kognitif. Bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar merupakan pelajaran sehari-hari para siswa yang mengikuti metode pembelajaran Steiner (Waldrof). Dalam rentang usia sampai 7 tahun, siswa tidak akan diberi konten akademis kecuali jika siswa tersebut menunjukkan ketertarikannya.

Pada usia 7-14 tahun siswa akan difokuskan pada pengembangan indra penciuman, perasa dan psikologis. Sedangkan pada usia 14-21 tahun lebih kepada indra bicara, individualitas dan pemikiran. Tujuan dari metode pembelajaran Steiner (Waldrof) ini adalah mengembangkan artistik, kapasitas sosial, pemikiran kritis, empati siswa secara bertahap, tidak bersamaan agar hasilnya lebih optimal.

  1. The Harkness

Metode Harkness merupakan perubahan yang signifikan dari penataan ruang kelas tradisional dimana guru berada di depan papan tulis dan siswa berada di deretan meja. Metode ini sudah banyak diterapkan di banyak sekolah di negara kita namun biasanya digunakan sebagai pelengkap metode pembelajaran.

Dalam metode ini, siswa akan duduk dengan teman sekelas dan guru mereka di meja oval dan membahas pelajaran.Pendapat individu dibentuk, diterima, ditolak, dan direvisi di meja tersebut, dimana tanggung jawab utama guru adalah untuk memastikan bahwa tidak ada satu siswa mendominasi diskusi dan untuk menjaga siswa tetap pada lingkupnya.

Sistem belajar seperti ini akan membentuk siswa untuk bertanggung jawab atas pembelajarannya sendiri dan mendorong mereka untuk mempertanyakan keilmuan yang mereka raih. Bersikap kritis terhadap informasi yang diterima merupakan fokus dari metode pembelajaran siswa yang satu ini.

Itulah beberapa metode pembelajaran anak zaman sekarang. Jika Smart Mom masih bingung metode yang mana yang cocok untuk Si Kecil, tidak ada salahnya jika Smart Mom berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli pendidikan sebelum memutuskannya. Semoga informasinya bermanfaat!

 

Prev Post

Infused Water Lebih Sehat Daripada Air Minum Biasa, Benarkah?

Next Post

Rahasia Pakaian Harum dan Segar Saat Musim Hujan

SHARE TO