Jogging Efektif Memperlancar Proses Kelahiran, Benarkah?

Saat usia kehamilan memasuki trisemester akhir, umumnya banyak Ibu hamil yang sibuk mengumpulkan informasi terkait kelancaran persalinan, salah satunya adalah melakukan olahraga rutin. Konon katanya, dengan olahraga persalinan akan lebih lancar dan minim rasa sakit.

Benarkah Olahraga Bisa Membuat Persalinan Lebih Lancar?

Dilansir momjunction.com, olahraga selama masa kehamilan sangat disarankan, tidak hanya untuk mencegah stres, meningkatkan suasana hati dan menjaga kebugaran tubuh. Tapi lebih dari itu, penelitian menyebut olahraga ringan efektif memperlancar proses persalinan.

Hal ini diungkapkan oleh ACOG (American College of Obstetrics and Gynecology), yang menyarankan agar Ibu hamil menjalankan olahraga ringan, seperti yoga, aerobik intensitas ringan dan sedang, jalan kaki, dan jogging. Selain itu, Smart Mom pun disarankan untuk melakukan senam kehamilan.

Nah khusus tentang jogging, ACOG memberikan catatan khusus jika Smart Mom akan memilih olahraga ini, diantaranya adalah:

  • Pastikan Smart Mom berkonsultasi dulu dengan dokter terkait olahraga ini, terutama untuk memastikan kehamilan Smart Mom dalam kondisi terbaik.
  • Jika dokter mengijinkan, Smart Mom sangat disarankan untuk mengurangi kecepatan berlari, dan meminimalisir guncangan saat.
  • Gunakan sepatu yang nyaman, pas di kaki, memiliki bantalan yang empuk dan tidak licin. Gunakan juga pakaian yang tidak terlalu ketat tapi mampu menyerap keringat dengan maksimal.
  • Usahakan untuk mencari jogging trek yang tidak berbelok-belok dan berlubang. Sangat disarankan Smart Mom jogging di taman yang dilalui banyak orang.
  • Jangan memaksakan diri. Saat merasa lemas, Smart Mom bisa langsung mengurangi kecepatan, dan berjalan kaki untuk memulihkan stamina.

Selain itu, Dr. Christine Graf, dokter olahraga asal Jerman, menyarankan agar Smart Mom memantau kondisi jantung dan tekanan darah selama berolahraga dengan menggunakan aplikasi Heart Rate atau aplikasi kesehatan lainnya, seperti iCardio GPS Heart Rate Training, Heart Rate Monitor dan lainnya.

Saat Smart Mom melihat peningkatan denyut jantung yang terlalu tinggi, sangat disarankan agar Smart Mom segera berhenti dan beristirahat sebentar hingga denyut jantung kembali normal. Selamat berolahraga Smart Mom, semoga persalinannya nanti berjalan lancar!

posted 10 Juli 2018 - 10:03