Bagikan

Kosmetik Palsu Bisa Sebabkan Masalah Kehamilan?

Diupload pada 11 January 2019, 12:00 AM2 menit baca Smart Life
Kosmetik Palsu Bisa Sebabkan Masalah Kehamilan?

Munculnya berbagai produk kosmetik palsu memang cukup mengkhawatirkan. Selain karena Smart Mom disuguhi dengan produk kosmetik berkualitas rendah, produk-produk tersebut pun mengandung berbagai bahan aktif yang justru bisa sangat berbahaya untuk kulit, seperti merkuri, BPA, bisphenol A dan lainnya. Kandungan ini bisa menyebabkan kulit mengalami kerusakan jika digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Bagaimana kosmetik palsu berpengaruh pada janin?

Cukup mengagetkan, karena seperti kita ketahui umumnya produk kosmetik hanya digunakan di bagian kulit terluar saja. Tapi penelitian yang dilakukan Columbia University, justru menyebut kosmetik palsu bisa berbahaya bagi janin dalam kandungan.

Cara kerjanya, kosmetik yang diaplikasikan pada kulit akan menembus pori-pori dan masuk ke pembuluh darah. Setelah itu, bahan berbahaya ini akan dibawa oleh darah untuk menyelinap ke dalam rahim, hingga akhirnya mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menyebut ada beberapa kosmetik yang harus diwaspadai ibu hamil, diantaranya lipstik dan cat kuku. Zat kimia dalam kedua produk tersebut bisa menyebabkan terhambatnya perkembangan intelektual janin, hingga menyebabkan cacat mental bawaan.

Berikut merupakan beberapa produk kosmetik lainnya yang wajib diwaspadai karena mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dan bisa berpengaruh pada janin.

  1. Produk kosmetik seperti BB Cream palsu, bedak, eyeshadows, dan lainnya, mengandung bahan penghambat sistem endokrin dan membuat keseimbangan hormon terganggu, dan menyebabkan risiko bayi lahir cacat dan tumor.
  2. Parfum palsu umumnya mengandung phthalates, bahan kimia yang berfungsi untuk memperkuat aroma dan membuat aroma parfum tahan lama. Kandungan ini berisiko mengembangkan masalah pernafasan pada janin dalam kandungan, dan masalah cacat kulit.
  3. Pewarna rambut mengandung amonia, metilbenzena dan toluena, yang bersifat karsinogenik dan meningkatkan risiko pertumbuhan kanker.
  4. Bahan kimia dalam produk waxing bersifat toksik karena mengandung thioglycolic acid, yang bisa meningkatkan risiko keguguran dan terganggunya proses tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Maka dari itu, selama kehamilan Smart Mom disarankan untuk menghindari produk-produk kosmetik dengan bahan kimia berbahaya. Sebaiknya pilih kosmetik dengan bahan-bahan yang aman digunakan ibu hamil (tidak mengandung bahan-bahan yang disebutkan di atas). Selain itu, kosmetik sebaiknya tidak digunakan lebih dari 4-6 jam, dan setelah itu cuci hingga benar-benar bersih.