Bagikan

Sebelum 40 Hari, Kuku Si Kecil Tidak Boleh Dipotong, Benarkah?

Diupload pada 15 November 2017, 12:00 AM2 menit baca Smart Life
Sebelum 40 Hari, Kuku Si Kecil Tidak Boleh Dipotong, Benarkah?

Banyak mitos yang membuat Smart Mom khawatir dengan kondisi Si Kecil. Misalnya, sebelum 40 hari Si Kecil dilarang untuk keluar rumah, apalagi kalau jaraknya hingga puluhan kilometer. Tapi bagaimana dengan mitos kuku Si Kecil yang nggak boleh dipotong?

Terkait hal ini, secara ilmiah tidak ada larangan kapan harus memotong kuku. Justru sebaliknya, jika tidak dipotong, ditakutkan kuku yang panjang akan melukai tubuh Si Kecil, terutama bagian wajah ketika dia meronta atau menggosok area wajahnya saat menangis dan mengantuk.

Ingat lho Smart Mom, kulit Si Kecil masih sangat sensitif dan rentan dengan infeksi. Selain itu, bukan tidak mustahil bekas luka karena cakaran ini akan membekas hingga dia dewasa nanti.

Bagaimana cara aman memotong kuku bayi?

Beruntung, saat ini sudah banyak alat perawatan kuku bayi yang bisa Smart Mom gunakan, salah satunya nail clippers atau nail scissors. Selain mudah digunakan, alat ini pun tergolong aman dan mudah didapat.

Selain itu, dr. Irma Sapriani, SpA dari RSIA Budi Kemuliaan, menyarankan agar Smart Mom memperhatikan beberapa hal berikut ini agar proses memotong kuku Si Kecil berjalan aman.

1. Siapkan gunting kuku khusus bayi yang tajam dan bersih. Selain itu, siapkan juga obat antiseptik, air bersih dan cotton buds, untuk jaga-jaga jika Si Kecil terluka.

2. Sebaiknya gunting kuku Si Kecil setelah mandi. Waktu ini dianggap sangat tepat karena kondisi kuku dalam keadaan lunak. Selain itu, sebaiknya potong kuku Si Kecil saat dia sedang tidur lelap.

3. Pastikan Smart Mom menggunting kuku Si Kecil di ruangan dengan penerangan yang cukup. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko salah memotong.

4. Jangan potong kuku terlalu pendek. Sisakan sedikit, kemudian kikir agar halus. Jangan lupa bersihkan kembali kuku dan area jari Si Kecil.

5. Jika mengalami kesulitan, mintalah bantuan orang lain untuk memegangi tangan dan kaki Si Kecil, atau bahkan untuk memotong kukunya.

Perlu diperhatikan, dalam hitungan hari biasanya kuku Si Kecil akan panjang kembali. Jika terlihat sudah sangat panjang, segera potong kembali agar tidak melukai dan menjadi sarang kuman. Idealnya, proses menggunting kuku ini bisa dilakukan 2-3 minggu sekali.