Bagikan

Inilah Metode Baru untuk Deteksi Autisme Sejak Dini

Diupload pada 30 May 2018, 12:00 AM1 menit baca Smart Parenting
Inilah Metode Baru untuk Deteksi Autisme Sejak Dini

Smart Mom wajib memperhatikan tiap tahapan tumbuh kembang anak, terutama saat usia 0-3 tahun. Menurut para ahli, usia ini dikenal segara usia emas dengan tahap tumbuh kembang Si Kecil yang sangat pesat. Selain itu, di usia ini pun Smart Mom bisa mengenali gangguan tumbuh kembang seperti autisme.

Biasanya, gejala autisme sendiri sudah muncul sejak anak berusia sekitar 0-3 tahun. Walaupun begitu, gejala ini masih membutuhkan pengamatan, dan biasanya kebanyakan dokter akan menjatuhkan vonis saat anak berusia 6-7 tahun.

Tapi itu dulu Smart Mom, sekarang di era kemajuan teknologi, diagnostik autisme bisa dilakukan sejak dini dengan menggunakan alat penanda biologis autisme dalam aliran darah pasien. Perangkat ini merupakan tes fisiologi pertama yang bisa mendeteksi gangguan genetis dalam usia yang sangat dini.

Mengenai tingkat akurasinya, perangkat ini terbukti jauh lebih efektif ketimbang alat pengujian yang selama ini digunakan, yang berfokus pada gejala yang berkaitan dengan prilaku dan konsentrasi saja. Tingkat akurasi dari metode baru ini mencapai 98 persen, dan bisa dilakukan pada anak usia 3-10 tahun.

Tes terbaru dilakukan dengan menggunakan data algoritma yang berfungsi untuk melacak level metabolit, kemudian data tersebut digunakan untuk memprediksi kejadian gangguan spektrum Austisme (ASD) pada anak. Dengan cara ini, autisme memungkinkan untuk didiagnosis lebih dini. Kajian ini juga memungkinkan untuk mengklasifikasi anak-anak dengan autisme berdasarkan pada status syaraf.

Bagaimana menurut Anda Smart Mom, apakah metode deteksi dini ini cukup menjanjikan?