Manfaat Social Distancing dan Cara Tepat untuk Melakukannya
Dalam upaya menangani pandemi virus Corona yang saat ini semakin meluas di negara kita, pemerintah kemudian menganjurkan seluruh masyarakat untuk menerapkan social distancing (pembatasan sosial) atau beberapa menyebutnya physical distancing. Apa sebenarnya manfaat dari social distancing dan bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya?
Manfaat Social Distancing
Manfaat dari social distancing adalah mencegah dan mengendalikan penyebaran infeksi virus Corona dengan cara menganjurkan kita semua untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan menghindari kontak langsung dengan orang lain.
Social distancing ini jika dijalani dengan disipilin sangat efektif untuk mengurangi transmisi penyakit seperti COVID-19 yang terjadi melalui percikan (droplet) dari mulut atau hidung saat batuk, bersin dan berbicara. Transmisi penyakit dengan cara ini umumnya terjadi saat ada kontak dalam jarak dekat kurang dari 2 meter.
Jika dilaksanakan dengan disiplin, social distancing sangat bermanfaat untuk mengurangi besarnya wabah, menunda terjadinya puncak pandemi, dan mengurangi beban penyedia layanan kesehatan, seperti klinik dan rumah sakit, yang saat ini sudah cukup kewalahan menangani pasien yang terinfeksi COVID-19.
Cara Tepat Melakukan Social Distancing
Langkah awal agar social distancing ini bisa efektif adalah dengan cara menutup berbagai tempat berkumpul publik, seperti sekolah, tempat ibadah, tempat wisata, restoran, arena olahraga, dan gedung perkantoran seperti yang sudah dilakukan pemerintah. Namun, institusi kesehatan, keamanan (kepolisian, militer dan pemadam kebakaran), toko bahan makanan dan apotek harus tetap buka untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Oleh karena itu, Smart Mom sebagai anggota masyarakat juga harus mendukung dengan tetap tinggal di rumah masing-masing kecuali untuk keperluan penting seperti membeli bahan makanan. Masyarakat juga diminta untuk tidak bersentuhan, termasuk saat berjabat tangan, dan selalu menjaga jarak minimal 1 meter ketika berinteraksi dengan siapapun, terutama dengan mereka yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.
Ada beberapa contoh penerapan social distancing yang dilakukan saat ini, yaitu:
- Bekerja dari rumah.
- Belajar di rumah secara online untuk siswa sekolah dan mahasiswa.
- Melakukan konferensi, seminar, dan rapat, secara online melalui konferensi video atau teleconference.
- Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit. Cukup melakukan telepon atau video call.
Harus diakui social distancing memang akan menyebabkan kegiatan kita terganggu. Tapi, cara ini cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona yang kini sedang mewabah di negara kita. Tetap disiplin melakukan social distancing ya Smart Mom agar wabah virus corona di negara kita bisa cepat berlalu!