Bagikan

Mitos Tentang Ngompol Ini Tidak Benar, Smart Mom

Diupload pada 22 May 2018, 12:00 AM1 menit baca Smart Parenting
Mitos Tentang Ngompol Ini Tidak Benar, Smart Mom

Ada banyak mitos yang beredar terkait tumbuh kembang anak, termasuk mitos populer yang berkaitan dengan kebiasaan ngompol di malam hari.

Berikut merupakan beberapa mitos populer terkait kebiasaan ngompol yang sudah terbukti salah kaprah dan tidak perlu dipercaya lagi.

Pusar Digigit Capung Agar Tidak Ngompol

Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah terkait hal ini. Justru saat pusar Si Kecil digigit capung, dia akan merasa kesakitan dan menimbulkan perasaan trauma dengan serangga ini. Jadi hati-hati Smart Mom, dampaknya bisa berbahaya loh!

Sudah Berhasil Toilet Learning tidak Akan Ngompol Lagi

Berhasil toilet learning bukan berarti Si Kecil tidak akan ngompol. Di waktu-waktu tertentu, bisa saja dia ngompol, meskipun tidak terlalu sering. Misalnya, saat Si Kecil terlalu banyak minum sebelum tidur, aktivitasnya terlalu padat di siang hari, stres, dan lainnya.

Harus Diberi Hukuman Agar Tidak Ngompol

Jelas ini mitos yang salah. Menurut banyak pakar, anak usia 5 tahun ke bawah masih dalam kategori normal jika dia masih ngompol. Menghukum Si Kecil karena ngompol justru akan membuatnya ketakutan hingga akhirnya tanpa sadar dia akan ngompol lagi.

Ngompol itu Kebiasaan Buruk, Bukan Gangguan Medis

Jika usia Si Kecil sudah lebih dari 6 tahun dan dia masih ngompol, sebaiknya segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Bagaimanapun juga, ngompol bisa terkait dengan gangguan medis, seperti masalah di kandung kemih, gangguan ginjal hingga sleep apnea.

Nah itu dia beberapa mitos populer terkait kebiasaan ngompol anak-anak. Intinya, selama masih berusia dibawah 5 tahun, ngompol merupakan hal yang wajar. Tapi jangan dibiarkan, Smart Mom harus terus mengingatkan dia agar kebiasaan buruk ini bisa dihilangkan.