Cara Membuat Pakaian Tie Dye

Posted on 14 September 2017, 11:34 AM
Cara Membuat Pakaian Tie Dye

Tie Dye adalah teknik pembuatan motif sekaligus pewarnaan dengan teknik ikat celup. Pada beberapa daerah di Indonesia sendiri ternyata sudah ada beberapa istilah yang menjurus pada teknik Tie Dye, diiantaranya di Jawa dikenal dengan istilah jumputan, di Banjarmasin disebut dengan Sasirangan, dan di Palembang dikenal dengan Pelangi. Walaupun berbeda istilah pada setiap daerahnya namun pada proses pembuatannya menggunakan teknik yang sama, yaitu teknik ikat celup.

Motif-motif yang dihasilkan oleh teknik ikat celup sangatlah beragam, tergantung pada pola dan cara mengikat kainnya. Begitu juga dengan pewarnaannya, bisa disesuaikan dan dicampur sehingga menghasilkan perpaduan warna warni yang indah. Dan yang lebih keren lagi, biasanya motif-motif pada kain ataupun baju Tie Dye tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya yang membuatnya unik, personal dan eksklusif.

Hasil motif-motif Tie Dye yang dihasilkan teknik ikat celup memang terlihat cukup rumit Smart Mom. Namun ternyata membuat Tie Dye itu cukup sederhana dan mudah, dan dengan berbekal kreativitas, imajinasi dan ketelatenan Smart Mom bisa menciptakan motif Tie Dye sendiri.

Berikut cara-cara sederhana membuat Tie Dye, disimak yuk!

  1. Siapkan kain atau kaos yang akan diberi motif. Tentukan pola yang akan dibuat, lalu ikat dengan tali atau karet dengan kencang (bagian yang diikat tersebut nantinya akan berwarna putih alias tidak terkena warna).
  2. Siapkan beberapa ember berisi air. Ember pertama berisi air sabun, kedua ember air yang berisi cairan indigosol/pewarna (ember cairan indigosol ini bisa lebih dari jika Smart Mom menginginkan warna lebih dari satu), ketiga ember air yang berisi larutan HCI, dan terakhir ember berisi air bersih.
  3. Setelah kain atau kain atau kaos selesai diikat-ikat, pertama celupkan pada ember air sabun untuk menghilangkan kotoran pada kain lalu diperas. Setelah itu celupkan pada ember yang berisi indigosol/pewarna sesuai keinginan. Setelah proses pewarnaan selesai, angin-anginkan sebentar, kemudian celupkan kain ke dalam larutan HCI agar warna-warnanya keluar. Dan terakhir, bilas dengan air bersih hingga tidak ada air bilas yang luntur.
  4. Jika semua proses di atas telah selesai Smart Mom dapat melepaskan ikatan pada kain dan dikeringkan. Namun jangan langsung terkkena sinar matahari karena hal itu dapat mempengaruhi hasil warna pada motif.

Selamat mencoba Smart Mom!

Prev Post

5 Kebiasaan Yang Membuat Anda Disukai Di Kantor

Next Post

Outfit Yang Cocok Untuk Pergi Ke Konser Musik

SHARE TO