Bagikan

Baru Pulang Kampung? Hal-hal ini Harus Dihindari Agar Tidak Dicap Sombong

Diupload pada 1 June 2019, 12:00 AM1 menit baca Smart Life
Baru Pulang Kampung? Hal-hal ini Harus Dihindari Agar Tidak Dicap Sombong

Pulang kampung dan merayakan lebaran bersama keluarga besar tercinta merupakan hal yang sangat menyenangkan. Tapi sayang, beberapa orang justru malah mendapat hal yang kurang meng-enak-kan saat pulang kampung, salah satunya dicap sombong.

Nggak mau kan kejadian tersebut menimpa Smart Mom? Berikut merupakan beberapa trik yang harus dilakukan untuk menghindari tudingan sombong saat pulang kampung.

Kunjungi Keluarga Dekat

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, jangan menunggu sanak keluarga datang dan menyambut kedatangan Smart Mom, tapi cobalah berinisiatif untuk mengunjungi mereka lebih dulu, terutama keluarga terdekat yang dituakan.

Jangan lupa, ajak serta keluarga tercinta. Apalagi jika Smart Mom membawa pulang Si Kecil yang belum diperkenalkan kepada mereka karena sudah cukup lama tidak pulang kampung.

Berkeliling Kampung dan Sapa Penduduk

Tidak perlu membawa hadiah yang banyak, cukup berkeliling kampung saja dan berinteraksilah dengan mereka, terutama orang-orang yang sebelumnya Smart Mom kenal.

Tentu akan banyak pertanyaan yang mereka lontarkan sebagai rasa kangen dan keingintahuan mereka dengan kehidupan Smart Mom sekarang. Cukup jawab saja dengan bahasa yang lugas dan penuh dengan keramahan. Jangan lupa, selalu tebarkan senyum! J

Jangan Pamerkan Keberhasilan

Seperti dijelaskan di atas, tentu akan banyak orang kampung yang menanyakan bagaimana kabar dan kondisi Smart Mom sekarang. Meskipun sekarang Smart Mom sudah jadi orang sukses, tapi jangan pernah membanggakan hal ini kepada mereka.

Teruslah merendah dan jelaskan jika semua keberhasilan yang diraih, tidak lepas dari rezeki dari Allah dan ajaran orang-orang di kampung yang sudah membentuk karakter kuat Smart Mom. 

Biarkan Keluarga Berbaur

Biarkan Si Kecil dan pasangan berbaur dengan orang-orang di kampung. Bebaskan mereka bermain dan menikmati kehidupan kampung yang masih alami. Jangan lupa, berpakaianlah yang sopan dan jangan terlalu mencolok. Ingat, penampilan itu penting lho!

Jika keluarga menguasai bahasa daerah, sebaiknya gunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi selama di kampung. Intinya, tetap membumi dan biasakan untuk selalu menyapa penuh dengan kehangatan.