Teknologi Jepang untuk Semua Solusi Mencuci

3 Kecerdasan Anak Ini Bisa Dilatih dengan Stimulasi yang Tepat

Posted on 8 May 2018, 04:30 AM
3 Kecerdasan Anak Ini Bisa Dilatih dengan Stimulasi yang Tepat

Menurut psikolog anak Ratih Ibrahim, proses tumbuh kembang dan kecerdasan anak bisa dimaksimalkan dengan memberikan stimulasi yang tepat. Secara umum, ada 3 kecerdasan yang sangat penting dimiliki mereka, yakni kognitif, psikomotor, dan psikososial.

Smart Mom berikut merupakan trik melatih 3 kecerdasan utama (kognitif, psikomotor, dan psikososial) Si Kecil untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Kognitif

Kognitif merupakan kecerdasan yang terkait dengan perhatian, daya ingat, penggunaan bahasa, persepsi, problem solving, kreativitas, dan pola pikir. Anak dengan kecerdasan kognitif, cenderung dihormati karena dinilai lebih pintar ketimbang anak lainnya.

Menurut Ratih, untuk melatih kecerdasan kognitif, Smart Mom bisa mulai memberikan stimulasi dengan pengenalan warna, mencocokkan bentuk, ruang dan lainnya. Selain itu, kecerdasan kognitif pun bisa dilatih lewat membacakan cerita atau mendongeng.

Memperkenalkan anak dengan anggota keluarga dan kerabat pun jadi bagian dari melatih daya ingat. Smart Mom bisa memperkenalkan Si Kecil dengan pamannya, lengkap dengan nama sang paman, bibi plus namanya dan anggota keluarga lainnya.

Psikomotor

Psikomotor merupakan jenis kecerdasan yang berhubungan dengan keseimbangan gerak dan tubuh, misalnya berjalan, jongkok dan lainnya. Untuk melatih kecerdasan ini, stimulasi berupa aktivitas fisik seperti berjalan di atas rumput bisa jadi cara terbaik.

Di usia lebih lanjut, Smart Mom bisa melatih anak untuk berjalan dalam garis lurus, atau berjalan di atas pijakan berwarna, membiarkan Si Kecil memegang sendok, makan dan minum sendiri, memasukkan kunci ke lubang kunci, atau permainan sejenis.

Psikososial

Psikososial merupakan jenis kecerdasan yang berhubungan dengan sikap kepada orang lain, bersenang-senang dan peduli. Kecerdasan ini bisa dimulai dengan belajar tata krama, seperti meminta maaf saat melakukan kesalahan, berlaku sopan, membungkuk atau mencium tangan sebagai bentuk penghormatan.

Untuk menumbuhkan rasa empati, Smart Mom bisa mengajak Si Kecil untuk berbagi di panti asuhan, memberikan sedekah dengan tangannya, dan lainnya.

Selain itu, dorong juga Si Kecil agar mau bermain dengan teman-teman sebayanya, mendorong dia untuk memiliki sahabat dekat dan lainnya. Intinya, kecerdasan psikososial bisa ditumbuhkan dengan menanamkan tata krama, empati dan peduli kepada orang lain.

Prev Post

Gara-Gara Tidak Sarapan, Anak-anak Bisa Kurang Fokus di Sekolah Lho!

Next Post

Anak Tidak Mau Makan Nasi? Ini yang Harus Smart Mom Lakukan!

SHARE TO