Ini Yang Harus Dilakukan Smart Mom Kalau Anak Sudah Menstruasi!

Menurut situs menstruasi.com, menstruasi merupakan proses membersihkan rahim saat memasuki siklus reproduksi yang berdasarkan siklus. Umumnya, perempuan dewasa akan mulai mengalami menstruasi secara teratur setelah berusia 18 tahun.

Mengenai kapan pertama kali menstruasi datang, Caren Craig, MD, ahli kebidanan dan kandungan dari Mercy Medical Center di Baltimore, Amerika, menyebut jika remaja perempuan di Amerika rata-rata mengalami menstruasi pertama saat usia 10-15 tahun.

Walaupun begitu, Caren mengingatkan jika anak perempuan mungkin saja akan mengalami menstruasi lebih cepat ketimbang lainnya, bahkan beberapa diantaranya sudah mengalaminya sejak usia 7 Tahun.

Lebih lanjut lagi, Caren menjelaskan jika kedatangan menstruasi yang lebih awal dikaitkan dengan penyakit jantung dan masalah citra tubuh (pertumbuhan payudara yang terlalu cepat). Sedangkan menstruasi yang terlambat merupakan tanda adanya hambatan kesuburannya dan kelainan metabolik.

Sementara menurut dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, dokter spesialis anak di RSAB Harapan Kita, menyebut jika awal pubertas pada anak perempuan biasanya terjadi pada rentang usia 8-13 tahun, sementara menstruasi pertama akan terjadi 2 tahun setelah masa puber datang.

Dengan kata lain, ada kesesuaian antara rata-rata waktu pertama menstruasi remaja putri Amerika dan Indonesia, yakni sekitar 10 Tahun, dan akan mulai datang secara teratur setelah berusia 18 tahun.

Apa yang harus dilakukan orangtua?

Saat melihat ada darah yang keluar dari alat vitalnya, tentu saja remaja putri Mom akan panik, apalagi jika sebelumnya tidak pernah diperkenalkan dengan menstruasi. Selain itu, mereka pun mungkin akan merasa malu dengan teman-temannya dan lebih memilih untuk menutup diri.

Mengenai hal ini, psikolog Ratih Zulhaqqi M.Psi, menyarankan agar orangtua melakukan pendampingan dengan cara memperkenalkan apa itu menstruasi dan jelaskan jika ini merupakan kondisi yang normal.

Dengan cara ini, mereka akan memiliki pemahaman jika menstruasi merupakan hal yang pasti akan dialami setiap wanita normal. Justru sebaliknya, jika menstruasi tidak kunjung datang, bisa jadi ini pertanda adanya masalah kesuburuan dan gangguan kesehatan.

Sementara menurut dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, dalam bukunya yang berjudul Panik Saat Puber? Say No!!!' terbitan Dian Rakyat, Mom wajib memberi pendampingan dengan cara mengajarkan bagaimana cara menggunakan pembalut dan menjaga kebersihan organ intimnya.

Selain itu, situs menstruasi.com menyarankan agar anak perempuan segera mengganti pembalut atau pantyliner kalau sudah terasa tidak nyaman atau lembab, terlebih saat darah menstruasi sedang banyak-banyaknya. Kondisi ini biasanya terjadi pada hari 1-3 diawal menstruasi.

Agar lebih nyaman, Smart Mom bisa memberikan pembalut atau pantyliner dari KAO, seperti Laurier Active Day yang mampu menjaga area kewanitaan tetap nyaman, punya daya serap tinggi, desain tipis dan yang pasti aman digunakan karena bebas klorin dan dioksin.

posted 23 Desember 2017 - 13:58